Barang
Adalah bagian utama dalam proses pemeriksaan dokumen, dimana petugas PPFD akan mengecek setiap barang yang terlampir pada dokumen yang diperiksa menentukan apakah data tersebut sudah sesuai
Adalah bagian utama dalam proses pemeriksaan dokumen, dimana petugas PPFD akan mengecek setiap barang yang terlampir pada dokumen yang diperiksa menentukan apakah data tersebut sudah sesuai
Fitur Barang ini merupakan bagian utama dalam proses pemeriksaan dokumen, dimana petugas PPFD akan mengecek setiap barang yang terlampir pada dokumen yang diperiksa menentukan apakah data tersebut sudah sesuai atau tidak, terindikasi terkena denda atau tidak, penambahan barang maupun pengurangan barang.
Pada tampilan barang terdapat beberapa tombol yang tersedia untuk pemrosesan data, antara lain :
B
Pengisian data baru tanpa terindikasi denda ke table temporary dengan status B
I
Pengisian data baru ke tabel temporary dengan status I, jila di klik akan muncul tombol Rekam LPPT dan Rekam LPPNP
U
Mengubah data lama (Data Pemberitahuan) ke dalam data baru (Data Penetapan) ke tabel temporary dengan status U
D
Memberikan status hapus pada data yang disimpan ke tabel temporary dengan status D
•
Menyimpan data hasil inputan baik data baru atau perubahan data ke tabel temporary
Menghapus data yang sebelumnya tersimpan di tabel temporary
Selesai
Menyelesaikan seluruh proses pemeriksaan barang dengan ketentuan penetapan akhir di tab barang
Menampilkan kumpulan data list barang dari pemberitahuan barang dan penetapan barang.
Jika Daftar Barang diclose menggunakan icon X, sistem akan menampilkan Hasil Pemeriksaan.
Panel untuk menampilkan data pemberitahuan, cara menampilkan data pemberitahuan di panel data pemberitahuan adalah dengan memilih salah satu HS Code pada bagian daftar HS Code. Gunanya sebagai pebanding untuk data penetapan maupun mereview detail dari HS Code tersebut.
Panel untuk melakukan pengisian data penetapan barang, ada beberapa kondisi pada panel hasil pemeriksaan yaitu :
1. Bila yang diaktifkan adalah tombol U maka data barang pada panel pemberitahuan akan di clone ke Panel Hasil Pemeriksaan dengan catatan,
Sistem akan melakukan pengecekan ke database atas HS Code Pemberitahuan. Dan apabila ditemukan indikasi nilai tarif perbedaan nilai maka akan terkena denda
Bila antara uraian barang dari Panel Hasil Pemeriksaan dan Panel Pemberitahuan berbeda maka akan terkena denda
Bila didapatkan nilai pabean antara Panel Hasil Pemeriksaan berbeda dengan Panel Pemberitahuan maka terkena denda
2. Bila yang diaktifkan tombol I maka data di Panel Pemberitahuan dan Panel Hasil Pemeriksaan akan dikosongkan (Dianggap inputan baru) serta hasil penyimpanannya diberikan status I
3. Bila yang diaktifkan tombol B maka data dianggap data baru dan disimpan ke tabel temporary dengan status B serta tidak dikenakan denda
4. Bila yang diaktifkan tombol D maka HS Code yang dipilih akan disimpan ke Tabel Temporary dan diberikan status D
5. Bila HS Code hanya dipilih lalu di jalankan tombol ceklis / OK maka barang yang tersimpan akan memiliki status N
Pada tampilan Panel Hasil Pemeriksaan pun ada beberapa fitur yang dapat diperhatikan dari gambar diatas, yaitu :
Unlock Checkbox
Berguna untuk menonaktifkan field pada tab panel hasil pemberitahuan, ada 2 unlock checkbox yang tersedia. Pertama menonaktifkan keseluruhan field yang ada dan menonaktifkan hanya field tarif saja.
2. Tombol SPBL
Hasil dari tombol SPBL adalah menampilkan form inputan untuk pemberitahuan barang lartas/pembatasan.
3. Tombol Fasilitas
Menampilkan list dokumen fasilitas untuk HS Code tersebut, pemeriksa hanya dapat mengurangi data fasilitas tanpa dapat menambahkan data.
4. Warning Field
Kondisi ketika terdapat perbedaan pada field dari Panel Pemberitahuan dengan Panel Hasil Penetapan. Untuk kondisi ini hanya untuk field tarif, jumlah satuan, nilai pabean dan uraian barang.